Sikap Umat Muslim Terhadap Natal

Beriku ini nasehat whatsapp atau pesan whatsapp mengenai Sikap Muslim Terhadap Natal

Kembali Kami Ingatkan: Fatwa MUI dan Sikap Ulama Terhadap Natal

MUI (Majelis Ulama Indonesia) pada tahun 1981 sebelum mengeluarkan fatwanya, terlebih dahulu mengemukakan dasar-dasar ajaran Islam dengan disertai berbagai dalil baik dari Al-Qur’an maupun Hadits Nabi SAW (Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam, red) sebagai berikut:

* Bahwa ummat Islam diperbolehkan untuk bekerja sama dan bergaul dengan ummat agama-agama lain dalam masalah-masalah yang berhubungan dengan masalah keduniaan.

* Bahwa ummat Islam tidak boleh mencampur-adukkan agamanya dengan aqidah dan peribadatan agama lain.

* Bahwa ummat Islam harus mengakui ke-Nabian dan ke-Rasulan Isa Al-Masih bin Maryam sebagaimana pengakuan mereka kepada para Nabi dan Rasul yang lain.

* Bahwa barangsiapa berkeyakinan bahwa Tuhan itu lebih dari satu, Tuhan itu mempunyai anak dan Isa Al-Masih itu anaknya, maka orang itu kafir dan musyrik.

* Bahwa Allah pada hari kiamat nanti akan menanyakan Isa, apakah dia pada waktu di dunia menyuruh kaumnya agar mereka mengakui Isa dan Ibunya (Maryam) sebagai Tuhan. Isa menjawab: Tidak.

* Islam mengajarkan bahwa Allah SWT (Subhanahu wa Ta’ala, red) itu hanya satu.

* Islam mengajarkan ummatnya untuk menjauhkan diri dari hal-hal yang syubhat dan dari larangan Allah SWT (Subhanahu wa Ta’ala, red) serta untuk mendahulukan menolak kerusakan daripada menarik kemaslahatan.

🔎 Silakan membaca selengkapnya di:
https://konsultasisyariah.com/21391-fatwa-mui-dan-sikap-ulama-terhadap-natal.html

konsultasisyariah.com | Konsultasi Kesehatan dan Tanya Jawab Pendidikan Islam

♻ Republished by MRA Al-Jafari Al-Alabi
📁 Grup WA & TG : Dakwah Islam
🌐 TG Channel : @DakwahIslam

Share, yuk! Semoga saudara² kita mendapatkan faidah ilmu dari yang anda bagikan dan menjadi pembuka amal² kebaikan bagi anda yang telah menunjukkan kebaikan. آمِينَ.

==
dikutip dari Grup Whatsapp MUSLIM CERDAS
==

Comments

Popular posts from this blog

Man kaana yu’minu billahi wal yaumil aakhir, fal yaqul khairan au liyasmut

emang bener kita orang kaya?...

KESEIMBANGAN KATA DALAM AL QUR'AN (bukti Qur'an bukan tulisan Nabi SAW)